Merayakan Ke-Indonesia-an dari Pinggiran

Arah -  Bulan Agustus merupakan bulan proklamasi, saatnya seluruh bangsa Indonesia dimana pun berada memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia. Keindonesiaan ini dirayakan dengan beragam cara dan dimana saja.

Dari pusat kekuasaan dan pemerintahan di Istana Merdeka Jakarta, hingga ke pinggiran. Pinggiran ini bisa bermakna geografis, yaitu daerah-daerah terluar Indonesia yang berbatasan dengan wilayah negara lain. Juga bisa bermakna ekonomi, sosial atau politik. Yaitu suatu kelompok masyarakat marginal.

Bangga melihat ratusan mahasiswa secara solid bisa membentuk warna merah putih dan kata "Indonesia Raya". Meski perwujudannya dalam masyarakat, soliditas ini kadang masih jauh dari nyata. Tak sedikiti pertikaian dan sengketa, yang membuat kita mengurut dada.

Padahal, pertikaian dan sengketa itu yang membuat Indonesia dengan mudah dikangkangi penjajah 350 tahun, hingga bangsa ini jadi miskin dan bodoh. Tak mengherankan jika kemiskinan dan pembodohan masih jadi potret di beberapa wilayah Indonesia.

Keindonesiaan sedemikian heroik "dirayakan" di perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Yaitu ketika 2 prajurit TNI harus berendam hingga nyaris seleher di sebuah rawa, demi menegakkan batang bambu yang diujungnya terpasang Sang Merah Putih.

Sementara di perbatasan Indonesia-Malaysia di Nunukan, Kalimantan Utara, prajurit TNI menahbiskan anggota Paskibra dengan "mandi merah putih".

Merayakan keindonesiaan, bisa juga berarti rupiah demi rupiah yang diraih seorang penjahit keliling. Beruntunglah gempita perayaan HUT RI ini membuat penghasilannya meningkat setengah dibandingkan hari-hari biasa.

Apa pun caranya, dimana pun tempatnya, seremoni merayakan keindonesiaan bisa dilakukan. Bahkan di puncak menara SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) sekalipun. Namun yang lebih penting adalah menumbuhkan dan merawat keindonesiaan di hati setiap bangsa.

Berita Terkait

Bukan di Inggris atau AS, ini Pemangkas Rambut Langganan Beckham Bukan di Inggris atau AS, ini Pemangkas Rambut Langganan Beckham
Pernah jadi Rektor dan Menteri, Mobil Pribadi Anies 'cuma' Avanza Pernah jadi Rektor dan Menteri, Mobil Pribadi Anies 'cuma' Avanza
Tunggu Pembeli Sambil Baca Quran, Abang Bakso ini Banjir Pujian Tunggu Pembeli Sambil Baca Quran, Abang Bakso ini Banjir Pujian

#Proklamasi Kemerdekaan Indonesia #HUT ke-71 RI #Agustus #Foto Viral #Foto Unik #Fakta Unik

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar