Miris, Potret Kekeringan di Campina Grande Brazil

Arah - Kota Campina Grande di timur laut Brazil dilanda kekeringan yang berkepanjangan dimana potret kekeringan terlihat dari bangkai-bangkai sapi hangus terlihat di lahan retak, juga kambing-kambing yang kelaparan mencari makanan dan minum.

Setelah lima tahun kekeringan, petani Edivaldo Brito mengatakan dia tidak ingat kapan waduk Boqueirão terakhir penuh, satu-satunya waduk yang dapat diandalkan sebagai sumber perairan.

Baca Juga: Dianggap 'Pemujaan Setan' Comic Con Pertama di Arab Saudi Digelar
Rindu Pulang ke Rumah Kubah Lumpur di 'Desa Sarang Lebah' Aleppo

“Kami telah kehilangan segalanya, pisang, kacang-kacangan, kentang,” kata Brito. “Kami harus berjalan 3 kilometer hanya untuk mencuci pakaian.” ungkapnya, seperti dilansir Reuters, Jumat (17/2/2017).

Kegersangan di Timur laut Brazil ini merupakan kekeringan terburuk dalam catatan Campina Grande, yang memiliki 400.000 penduduk yang bergantung pada sebuah waduk yang kehabisan air.

Sebelumnya warga juga mengeluh bahwa air kotor, bau dan tidak layak konsumsi. Bagi mereka yang mampu dan masih memiliki uang dapat membeli air botol untuk memasak, mencuci, sikat gigi dan bahkan untuk memberikan hewan peliharaan mereka minum.

“Jika air tidak segera mengisi waduk,sistem air kota akan runtuh pada pertengahan tahun,” kata Janiro Costa Rego, seorang ahli sumber daya air dan hidrolika di universitas federal Campina Grande ini. “Ini akan menjadi Holocaust. Anda harus mengevakuasi Penduduk kota,” tegasnya.

Berita Terkait:

#Jakarta #kekeringan #Brazil #Kekeringan di Brazil

Berita Terkait

Menag: Waspada Sisi Negatif Zaman Globalisasi Menag: Waspada Sisi Negatif Zaman Globalisasi
SBY Ngetwitt Soal Berita Hoax, Ini Tanggapan Timses Agus-Sylvi SBY Ngetwitt Soal Berita Hoax, Ini Tanggapan Timses Agus-Sylvi
Rekonstruksi Perampokan Pulomas, Polisi Gelar 75 Adegan Rekonstruksi Perampokan Pulomas, Polisi Gelar 75 Adegan

#Jakarta #kekeringan #Brazil #Kekeringan di Brazil

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar