Nike 'Pro Hijab' dengan Teknologi Tinggi Segera Diluncurkan

Arah - Nike akan meluncurkan jilbab untuk atlet wanita Muslim awal tahun depan, menjadi perusahan besar pertama pembuat pakaian olahraga untuk ditawarkan kepada muslimah pengguna jilbab yang dirancang khusus untuk kompetisi.

Jilbab, dipasarkan dengan merek "Pro Hijab", yang dirancang untuk atlet muslimah yang meliputi kepala tanpa mengorbankan kinerja.

Baca Juga: FOTO: Gadis Afghanistan Melawan Prasangka dengan Seni Bela Diri
Seni Mural dan Grafiti Membawa Kehidupan di Kota Mati Mesir

Terbuat dari bahan yang fleksibel ringan, jilbab rencananya akan mulai dilempar ke pasaran awal 2018, ucap Nike dalam sebuah pernyataan.

Dalam beberapa tahun terakhir, jilbab telah menjadi simbol yang paling terlihat dari budaya Islam di Amerika Serikat dan Eropa. Banyak wanita Muslim menutupi kepala mereka di depan umum dengan jilbab sebagai tanda kerendahan hati, tetapi beberapa kritikus melihatnya sebagai simbol penindasan perempuan.

Dengan sensitivitas atas imigrasi dan ancaman ekstremisme Muslim berjalan tinggi, jilbab telah menyebabkan serangan terhadap perempuan Muslim. Pada saat yang sama, jilbab telah berkembang dalam simbol keragaman yang diangkat Nike.

Aksi perempuan di Washington, sehari setelah pelantikan Presiden Donald Trump, menggunakan wajah seorang wanita yang mengenakan jilbab dalam pola bendera Amerika sebagai gambar promosinya.

Atlet Muslim mengunjungi markas Nike di Beaverton, Oregon, di luar dari Portland, mengeluh tentang kesulitan mengenakan jilbab saat berlaga, menurut perusahaan.

Saat merancang jilbab, perusahaan berkonsultasi dengan atlet perempuan Muslim dari seluruh dunia, termasuk pelari Timur Tengah dan pengendara sepeda.

Perusahaan lain juga telah menetapkan pandangan mereka pada penjualan jilbab untuk atlet Muslim.

Tahun lalu, perusahaan pakaian olahraga Denmark Hummel meluncurkan jersey bola dengan jilbab terlampir untuk tim sepak bola wanita nasional Afghanistan.

Wanita non-profesional atlet Muslim telah menggunakan jilbab atletik yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan kecil.

Tapi laba bersih tahunan Nike yang besar, dan jangkauannya dalam budaya populer, dapat berbuat lebih banyak untuk membawa atlet Muslim tampil, kata Amna Al Haddad, atlet angkat besi yang disponsori Nike dari Uni Emirat Arab yang ikut berkonsultasi pada "Pro Hijab."

"(Ini akan) mendorong generasi baru untuk mengejar prestasi olahraga tanpa merasa ada pembatasan karena kesopanan atau dress-code," kata Haddad.

Berita Terkait:

#Jakarta #Olahraga #Jilbab #Pro Hijab #Pro Hijab Nike

Berita Terkait

Cium Aroma Adu Domba, Rizieq Sebut Umat Islam Difitnah Anti NKRI Cium Aroma Adu Domba, Rizieq Sebut Umat Islam Difitnah Anti NKRI
Patrialis Akbar Kena OTT KPK, Komisi III DPR Angkat Bicara Patrialis Akbar Kena OTT KPK, Komisi III DPR Angkat Bicara
Polisi Sebut Habib Rizieq Banyak Menyangkal Selama Pemeriksaan Polisi Sebut Habib Rizieq Banyak Menyangkal Selama Pemeriksaan

#Jakarta #Pro Hijab Nike #Pro Hijab #Jilbab #Olahraga

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar