Tak Digubris, 50 Petani Lanjut Memasung Kaki Dengan Semen

Arah - 50 petani dari kawasan Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah, melanjutkan aksi protes mereka memasung kaki dengan semen di depan Istana Negara, Jumat (17/3).

Jumlah petani yang melakukan aksi semen kaki terus bertambah sejak dimulai pada Senin (13/3).

"Kalau pemerintah mencintai negeri ini, tidak usah merusak. Kita mencintai badan sendiri, jangan sampai mengeruk badan sendiri," kata petani Kendeng, Sukinah, yang telah dua kali melakukan aksi semen di depan Istana Negara

Setahun lalu, Sukinah hanya melakukan aksi memasung kaki dengan semen selama dua hari. Tetapi pada kali ini, hingga memasuki hari kelima, Sukinah bertekad belum akan berhenti.

"Belum tahu (sampai kapan). Kami akan terus begini sampai bertemu Pak Jokowi, kalau beliau tidak bisa semoga dikirim utusannya," kata Sukinah.

Baca Juga: Dukun Malaysia Lakukan Ritual Aneh Untuk Tangkal Serangan Korut
Biskuit Buatan Indonesia Buat Heboh Netizen Malaysia, Ada Apa?

Menurut Sukinah, petani Kendeng kembali beraksi sebagai bentuk protes terhadap izin lingkungan baru yang diteken Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo atas kegiatan penambangan karst PT. Semen Indonesia di Rembang.

Sukinah telah aktif berjuang selama tiga tahun, menolak penambangan semen di kampung halamannya.

"Kami aksi semen karena sudah judek (buntu pikiran). Harus ngapain lagi toh biar kami didengar?" katanya.

"Kadang capek, namanya manusia. Tapi kalau lihat anak-anak kecil jadi semangat lagi karena mereka membutuhkan kami-kami ini," ujar Sukinah.

Berita Terkait

Rayu Warga, Ganjar Sarankan Ini Rayu Warga, Ganjar Sarankan Ini
3 Hari Jalan Kaki ke Istana, Petani Kerawang Minta Keadilan 3 Hari Jalan Kaki ke Istana, Petani Kerawang Minta Keadilan
Petani Karawang Minta Pemerintah Kembalikan Lahannya Petani Karawang Minta Pemerintah Kembalikan Lahannya

#Jakarta #Protes Warga #Protes #Ganjar Pranowo #Istana Negara #Petani #Demo Petani

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar