Pesan Harmoni untuk Dunia dari Reruntuhan Masjid Nabi Yunus

Arah - Di tengah reruntuhan bangunan akibat serangan bom pada sebuah situs kuno yang dihormati oleh Muslim dan Kristen di Mosul, seorang pemain biola Irak, Ameen Mukdad Rabu menggelar konser kecil di kota dimana ia terpaksa melarikan diri akibat perang.

"Ini adalah tempat untuk semua, bukan hanya satu sekte. Daesh tidak mewakili agama tetapi sebuah ideologi yang menekan kebebasan," kata Mukdad kepada Reuters.

Baca Juga: Wow! Makam Hakim Berusia 3.000 Tahun Ditemukan di Mesir
Potret Perjalanan Anies-Uno Menggapai Jakarta

Mukdad (28), melarikan diri dari Mosul setelah pejuang Negara Islam menyerbu rumahnya dan menyita alat musiknya karena dianggap melanggar ajaran yang mereka yakini.

Konser selama satu jam pada Rabu kemarin, menandai kembalinya ia ke kota yang dikuasai oleh Negara Islam pada tahun 2014.

Mukdad mengatakan ia memilih Makam Nabi Yunus, atau Masjid Nabi Younis, sebagai situs yang dikenal oleh umat Islam, untuk melambangkan persatuan.

"Saya ingin mengambil kesempatan untuk mengirim pesan kepada dunia dan mengirim serangan terhadap terorisme dan semua ideologi yang membatasi kebebasan bahwa musik adalah hal yang indah," katanya.

Berita Terkait

Operasi Pembebasan Mosul dari Isis, 300.000 Orang Mengungsi Operasi Pembebasan Mosul dari Isis, 300.000 Orang Mengungsi
Terpuruk Oleh Perang, Begini Nasib Hewan di Kebun Binatang Mosul Terpuruk Oleh Perang, Begini Nasib Hewan di Kebun Binatang Mosul
Operasi Militer Tumpas ISIS, 200.000 Orang Mengungsi Operasi Militer Tumpas ISIS, 200.000 Orang Mengungsi

#Jakarta #biola #Masjid Nabi Yunus #Ameen Mukdad #Mosul #Irak

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar