Gigih! Perjuangan Pekerja Lestarikan Sejarah Tembok Besar China

Arah - Keledai berhenti saat muncul dari kegelapan hutan lebat yang terbungkus kabut dan embun di salah satu retakan yang paling berbahaya dan paling ingin diperbaiki dari Tembok China.

Sarat dengan beban 150 kg batu bata, tujuh hewan akhirnya kembali bergerak dengan bujukan dan niat ingin mencapai ketinggian sebelum matahari naik makin tinggi di langit.

Baca Juga: Masjid Jawa di Negeri Gajah Putih
Sindir Media, Aktivis Venezuela 'Siaran TV Live' di Dalam Bus

Selama lebih dari satu dekade, keledai sangat penting dalam upaya untuk memperbaiki kembali Tembok Raksasa di Jiankou, 20-km (12 mil) bagian serpentine dari dinding sekitar 70 km (44 mil) sebelah utara dari pusat kota Beijing yang terkenal karena pegunungan dan lereng yang berbahaya.

"Jalan ini terlalu curam dan pegunungan yang terlalu tinggi, sehingga batu bata hanya bisa diangkut dengan keledai," kata pemilik keledai lokal Cao Xinhua, yang telah bekerja pada proyek-proyek restorasi Tembok Raksasa di pegunungan sebelah utara dari Beijing selama 10 tahun.

Di mana pekerja menggunakan batu bata asli untuk memperbaiki yang telah patah dari dinding selama berabad-abad. Ketika mereka tidak menemukan yang asli, mereka menggunakan batu bata baru yang dibuat namun itu menuntut spesifikasi yang sama persis.

"Kami harus tetap pada format aslinya, bahan asli dan keahlian asli, sehingga kita dapat lebih melestarikan nilai-nilai sejarah dan budaya," kata Cheng Yongmao, insinyur terkemuka restorasi Jiankou ini kepeda Reuters.

Cheng, 61, yang telah memperbaiki 17 km (11 mil) dari Tembok Besar sejak tahun 2003, adalah generasi ke-16 di garis panjang pembuat batu bata tradisional.

Sebuah tindakan keras pemerintah pada polusi telah memaksa penutupan hampir semua pabrik pembuatan batu bata di Beijing dan di provinsi, kata Cheng.

Cheng menambahkan, ia harus kesulitan mencari batu bata untuk itu ia berharap pemerintah pusat untuk mempertimbangkan pembukaan kembali beberapa pabrik batu bata yang telah ditutup.

Berita Terkait

Siap Lawan 'Palu Arit' di Indonesia, Rizieq: Ini Perjuangan Saya! Siap Lawan 'Palu Arit' di Indonesia, Rizieq: Ini Perjuangan Saya!
Hakim MK Adakan Pertemuan, Bahas OTT Patrialis? Hakim MK Adakan Pertemuan, Bahas OTT Patrialis?
Hasil Survei: Elektabiltas Ahok-Djarot Melambung Pasca Debat Hasil Survei: Elektabiltas Ahok-Djarot Melambung Pasca Debat

#Jakarta #Tembok Besar China #Tembok Besar Tiongkok #Tembok Raksasa China

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar