KPK Diserang, Novel Baswedan Diteror

KPK Diserang, Novel Baswedan Diteror
  • 21:00
    11 April 2017

    Novel Sudah Diintai Selama Beberapa Minggu

    Rumah penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan Jalan Deposito T Nomor 8, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara sudah diawasi oleh beberapa orang tidak dikenal dalam beberapa pekan terakhir.

    Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak di acara konferensi pers Temani Novel di PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat.

    "Apa yang dialami Novel bukan pertama kali. Beberapa minggu lalu, Novel sudah diikuti dan rumahnya sudah diawasi," ungkap Dahnil, Selasa (11/4/2017).

    Hal itu diketahui melalui tetangga Novel yang memberikannya foto orang tidak dikenal yang mengawasi rumahnya.

    "Dia dapat foto dari tetangganya banyak orang asing tidak dikenal," sebut Dahnil.

    Bahkan menurut Dahnil, Novel yang kerap menangani sejumlah kasus besar seperti reklamasi sering ditabrak orang tidak dikenal.

    "Ia sering ditabrak orang tidak dikenal. Ia luka ringan saat itu," ungkap Dahnil.

  • 20:54
    11 April 2017

    Tetangga Bongkar Teror yang Dialami Novel Dirumahnya

    Peristiwa penyiraman air keras yang diterima penyidik senior KPK Novel Baswedan bukanlah teror yang pertama kalinya.

    Hal ini disampaikan langsung oleh Wisnu Broto ketua RT dilingkungan tempat tinggal Novel Baswedan yang mengatakan peristiwa ini merupakan teror ketiga yang menimpa penyidik korupsi e-KTP tersebut.

    "Pertama tuh pernah juga terus langsung dijagain marinir sampe 3 bulan disini, terus kedua Lagi mau naik mobil pulang kerja tiba-tiba di tabrak di bolevard, dan yang ketiga ya ini (penyiraman air keras)," ujar Wisnu.

    Wisnu juga menyampaikan betapa parahnya teror terhadap Novel Baswedan saat menyelidiki kasus korupsi simulator SIM. Sehingga setiap harinya rumah Novel mendapat pengawalan dari dua orang petugas marinir selama 3 bulan lamanya.

    "Marinir nungguin disini, paling tidak tiap hari 2 orang," ujar Wisnu kepada Arah.com

  • 20:15
    11 April 2017

    KPK Akui Dapat Sinyal dari Presiden

    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo memastikan tidak akan terpengaruh dengan teror yang melanda Novel Baswedan. Agus bahkan meminta masyarakat melawan aksi teror yang ingin melakukan upaya pelemahan KPK.

    "Seluruh pegawai KPK akan terus berjuang. Kalau tujuan berkaitan dengan perkara salah sasaran. Kamilah pemimpin KPK yang bertanggung jawab, bekerja berdasarkan perintah. Kami mengambil alih, dan siap terima resiko," kata Agus Rahardjo di Gedung KPK Pusat, Jakarta, Selasa (11/4/2017).

    KPK juga meminta kepada pihak berwajib agar memberikan perlindungan dan menyelesaikan kasus ini dengan tuntas serta meningkatkan keamanan kepada seluruh anggota KPK.

    "Kami telah berkoordinasi dengan Polri bahkan telah bertemu Kapolda untuk meminta mengusut kasus ini secara tuntas. Apalagi ada sinyal dari Pak Presiden untuk menuntaskan kasus ini. Mudah-mudahan tak lama lagi akan diungkap," tambah Agus.

  • 19:11
    11 April 2017

    Ini Alasan Novel Baswedan Pindah Rumah Sakit

    Anies Baswedan menjelaskan kondisi Novel mengalami cedera pada bagian muka. Cedera utamanya itu ada di mata sebelah kiri dan membuat Novel tidak bisa melihat dengan jelas.

    "Kulit muka, kemudian mata, tapi yang saat ini menjadi fokus adalah matanya. Terutama mata sebelah kiri. Harus ada tindakan lebih lanjut terhadap matanya," kata Anies.

    "Selanjutnya Novel akhirnya dipindahkan ke sebuah rumah sakit swasta yang fokus menangani penyakit mata di bilangan Menteng, Jakarta Pusat," lanjutnya.

  • 17:14
    11 April 2017

    KPK Diserang, Ini Saran Tito Karnavian

    Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan pagi tadi diserang orang tak dikenal dengan air keras.

    Menanggapi hal tersebut, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyarankan kepada Ketua KPK Agus Raharjo untuk mengawal setiap penyidik yang tengah menangani kasus korupsi.

    "Kita akan koordinasi segera dengan ketua KPK memang saya sarankan sebaiknya dikawal tapi semua saya serahkan kepada ketua KPK," terang Tito kepada wartawan usai menjenguk Novel di RS Mitra Keluarga, Jakarta, Selasa (11/4).

    Jenderal berbintang empat itu juga memastika pihak kepolisian akan siap apabila nantinya diminta untuk mengawal lembaga antirasuah.

    "Kalau ketua meminta ada pengawalan, akan kita lakukan pengawalan," ucapnya.

  • 16:47
    11 April 2017

    Kapolri Bentuk Tim Khusus

    Kapolri Jenderal, Tito Karnavian mengatakan kondisi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan saat ini sudah membaik.

    "Tadi sudah saya lihat langsung pak Novel kondisi sudah bisa bicara dengan baik kemudian, mungkin mata ya merasa masih kabur," ungkap jenderal berbintang empat tersebut kepada wartawan usai menjenguk Novel di RS Mitra Keluarga, Jakarta, Selasa (11/4).

    Melihat kondisi Novel yang seperti itu, Tito mengaku prihatin. Sehingga, dirinya langsung membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas kasus penyerangan tersebut.

    "Kita sudah membentuk tim khusus untuk gabungan dari Polres, kemudian dari Polda, nanti juga dari Mabes Polri, kita akan berusaha maksimal untuk mengungkapnya," tegasnya.

  • 16:06
    11 April 2017

    Setelah Diserang, Novel Langsung Telepon Jenderal Tito

     Kapolri Jenderal, Tito Karnavian mengaku pagi tadi sempat menerima telepon dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

    "Saya melihat ada telepon dari Novel, terus saya jawab setelah saya selesai yasinan. Kemudian novel bilang bahwa ia diserang air keras," ungkap jenderal berbintang empat itu kepada wartawan di RS Mitra Keluarga, Jakarta, Selasa (11/4).

    Mendengar kabar tersebut, Tito langsung mengirim pasukan kepolisiannya yang dipimpin langsung Kapolres.

    "Kemudian saya telepon Kapolres segera dan Kapolres minta kesempatan pertama datang. Dan lanjut saya minta untuk melakukan pengamanan rumah sakit dan kediaman," tandasnya.

  • 15:27
    11 April 2017

    Dalami Penyelidikan, Kapolres Jakut Periksa 4 Saksi

    Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Dwiyono mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait penyerangan penyidik senior KPK Novel Baswedan oleh orang tidak dikenal Selasa pagi.

    Sampai sekarang, kata Dwiyono, ada empat saksi yang dimintai keterangan dalam proses penyidikan.

    "Kurang lebih ada empat (saksi), masih dalam pendalaman dan pengembangan. Saat ini kami sampaikan masih melakukan proses penyidikan kasus ini semoga secepatnya terungkap," kata Dwiyono di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4).

  • 15:03
    11 April 2017

    Novel Baswedan Dipindah ke JEC Menteng

    Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dipindahkan untuk dirawat di Jakarta Eye Center (JEC) di Menteng, Jakarta Pusat. Novel mengalami luka di bagian wajah usai mengalami insiden penyerangan Subuh tadi.

    Menggunakan kursi roda dan perban yang membalut sebagain wajahnya, Novel diantar memasuki ambulan untuk kemudian dibawa ke JEC.

    Juru Bicara KPK Febri Diansyah menuturkan, sepupu dari calon gubernur DKI Jaarta nomor urut tiga itu harus menjalani perawatan serius guna mengobati bola mata yang terkena cairan kimia dari air keras.

  • 14:48
    11 April 2017

    Diserang Orang Tak Dikenal, Novel Sempat Teriak

    Menurut penjelasan ketua RT, Wisnu Broto, Novel sempat berteriak ketika wajah disiram air keras.

    "Tiba-tiba kita denger orang kesakitan, 'tolong-tolong, panas-panas' jadi suaranya tuh nggak jelas mengerang juga, kita pikir orang yang lagi berantem awalnya, kita biasa aja melakukan dzikir, tiba-tiba Pak Novel baswedan datang ke mesjid, basuh muka, kita bubar semua," terang Wisnu kepada awak media di depan lokasi kejadian di kelurahan Penggangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4).

    Saat para jamaah keluar dari masjid mereka dikagetkan dengan Novel yang berdiri di tempat air wudhu.

    "Pak Novel yang sedang mengucurkan air wudhu ke mukanya dibantu sama Pak Romli (warga sekitar)," ungkap Wisnu.

    Saat itu juga menurut Romli, banyak tetangga langsung berinisiatif membantu, "Tetangga ada yang ngeluarin mobil ada, sama saya juga dianter kerumah sakit Mitra," ujarnya.

  • 14:15
    11 April 2017

    Novel akan Dipindahkan Jika Kondisinya Memburuk

    Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif menyatakan, Novel Baswedan akan mendapat perawatawan intensif. Perawatan itu menyangkut kondisi mata Novel yang terkena air keras.

    "Kami ucapkan terima kasih atas dukungan teman-teman atas musibah yang menimpa penyidik kami Novel Baswedan. Sekarang saya akan pergi ke sana dan kita akan lihat kondisinya, kalau misalnya membutuhkan perawatan yang lebih intensif kami akan pindahkan ke RS yang lebih representatif khususnya karena matanya yang terkena," kata Laode di Istana Negara Jakarta, Selasa (11/4/2017) seperti dikutp dari Antara.

  • 13:58
    11 April 2017

    Novel Juga Alami Luka Memar di Wajah

    Kondisi kesehatan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini mulai membaik pascapenyerangan dengan air keras di dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017).

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono kepada wartawan juga menyatakan, sejumlah luka dialami Novel.

    "Saat ini korban telah membaik. Tapi Kami sudah mendapat laporan mengenai adanya penyiraman terhadap Pak Novel sekitar pukul 05.10 WIB. Peristiwa penyiraman dengan air keras bertempat di Jalan Deposito, depan Mesjid Al Ikhsan RT 03 RW 10 Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara," katanya.

    Menurut Argo, selain luka akibat air keras, Novel Juga mengalami luka benturan di dahi.

    "Sehingga menyebabkan bengkak di kelopak mata bagian bawah kiri dan berwarna kebiruan serta bengkak di dahi sebelah kiri dikarenakan terbentur pohon untuk menyelamatkan diri," tambahnya.

  • 12:00
    11 April 2017

    Presiden Telah Mengetahui Aksi Penyerangan Terhadap Novel

    Sebagai Juru Bicara Presiden, Johan telah memberitahukan penyerangan terhadap Novel kepada Joko Widodo. Johan pun berharap polisi bisa cepat menemukan pelaku di balik aksi keji ini.

    Seperti diberitakan, Novel harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit tersebut karena mendapat serangan dari orang tidak dikenal berupa siraman air keras.

    Serangan itu diterima Novel usai melaksakan salat Subuh di masjid dekat rumahnya. Ia disiram air keras oleh orang tak dikenal dalam perjalanan pulang ke rumah.

    Beredar dugaan, Novel mendapat penyerangan karena tugas yang ia emban di Komisi Pemberantasan Korupsi sangat penting. Sebagai penyidik senior, Novel kerap mengusut kasus-kasus korupsi besar. (May)

  • 11:58
    11 April 2017

    KPK Perketat Pengamanan Penyidik E-KTP

    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berencana memberikan kemananan lebih untuk para penyidiknya yang sedang menangani kasus mega korupsi proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik atau e-KTP.

    Hal tersebut dikatakan Agus setelah melihat kondisi penyidik senior KPK Novel Baswedan yang tengah dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

    "Ya kita pengamanannya nanti. Yang paling besar itu (e-KTP)," kata Agus usai menjenguk Novel di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017).

    Sampai saat ini, Agus mengaku belum mengetahui perihal motif penyerangan Novel berkaitan dengan korupsi e-KTP atau tidak. Karena itu, ia menyerahkan kasus penyerangan Novel ke kepolisian untuk sementara.

    "Belum tahu. Biar polisi yang menyelidiki," katanya.

  • 11:50
    11 April 2017

    Johan Budi: Ini Prilaku Barbar

    Juru Bicara Presiden Johan Budi mendatangi Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017), untuk menyambangi rekannya Novel Baswedan.

    "Saya ingin menjenguk mas Novel yang kena musibah, ini saya dalam perjalanan ke kantor mampir ke sini dulu," kata Johan kepada awak media di lobi Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading.

    Johan juga mengecam tindakan pelaku dinilianya berperilaku barbar.

    "Kalau benar bahwa ini perlakuan dari pihak penghambat Mas Novel (dalam menyidik kasus korupsi) maka harus dikecam keras. Ini cara barbar tentu tidak bisa dibiarkan," tegas Johan.

  • 11:43
    11 April 2017

    Partai Demokrat Angkat Suara

    Wakil Sekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin menegaskan penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan oleh oknum tidak bertanggung jawab adalah tindakan tidak beradab.

    "Kami sangat sedih, marah dan mengutuk keras tindakan pengecut yang tidak beradab dan sangat biadab yang telah dilakukan terhadap Novel Baswedan," ujar Didi di Jakarta, Selasa (11/9/2017) seperti dikutip dari Antara.

  • 11:40
    11 April 2017

    ICW Inginkan Kapolri Usut Tuntas kasus Penyerangan Novel Baswedan

    ICW menginginkan Kapolri juga harus meningkatkan upaya untuk memberikan rasa aman dan perlindungan bagi siapapun yang bekerja untuk melawan korupsi di Indonesia.

    Tidak hanya ICW, berbagai LSM lainnya seperti Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (Mappi FHUI), Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI), Insitute for Criminal Justice Reform (ICJR), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Lembaga Kajian dan Advokasi untuk Independensi Peradilan (Leip) serta Pusat Studi Hukum dan Konstitusi (PSHK) juga mendesak pengusutan tuntas kasus tersebut.

    Sebelumnya, Penyidik KPK Novel Baswedan disiram air keras pada Selasa sepulang sholat subuh. "Benar Novel Baswedan disiram air keras, untuk sementara masih dalam perawatan," kata adik Novel, Taufik Baswedan saat dimintai konfirmasi oleh Antara pada Selasa di Jakarta.

  • 11:29
    11 April 2017

    ICW Serangan Terhadap Novel Ujian Pemberantasan Korupsi

     Indonesia Corruption Watch (ICW) mengecam keras tindakan teror yang dilakukan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dan mendesak perlunya pengusutan tuntas serta penangkapan pelakunya.

    "Upaya pemberantasan korupsi kembali menghadapi ujian berat. Novel Baswedan, penyidik senior KPK mengalami teror dan serangan fisik disiram air keras di bagian wajahnya," kata Koordinator ICW Adnan Topan Husodo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

    Koordinator ICW mengingatkan bahwa teror terhadap Novel sudah beberapa kali dilakukan, dan serangan kali ini diduga kuat berkaitan erat dengan kasus korupsi e-KTP yang tengah diusut KPK.

    Dia menegaskan bahwa teror terhadap Novel harus dilihat sebagai ancaman terhadap agenda pemberantasan korupsi.

  • 10:40
    11 April 2017

    Anies Baswedan akan Jenguk Novel Baswedan

    Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan mendapatkan teror dengan disiram air keras pada Selasa, (11/4/2017) pagi.

    Mengetahui hal tersebut, calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Anies Rasyid Baswedan bergegas menuju Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

    "Iya, dapat kabar tadi. Ini mau jalan kesana (rumah sakit)," ujar Anies Baswedan di kediamannya, Jalan Lebak Bulus Dalam II, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (11/4/2017).

  • 10:30
    11 April 2017

    Wajah Novel Baswedan Terkena Air Keras

    Sekarang Novel sedang menjalani perawatan di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading.

    "Air keras mengenai wajah," tambah Taufik Namun hingga saat ini kondis Novel sadar. Air mengenai sebagian wajah dan mata.

    Menurut Taufik, keluarga sudah melaporkan kasus ini ke polisi.

    "Saat ini polisi sudah datang ke RS, ada polsek Kelapa Gading dan lainnya," ungkap Taufik.

    Taufik juga mengakui rekan-rekan Novel di KPK sudah datang ke RS.