Jelang Kursi Panas DKI 1

Jelang Kursi Panas DKI 1
  • 15:08
    18 April 2017

    Parpol Pendukung Ahok Bahas Strategi Pemenangan

    Partai pendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Pilgub DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat mengadakan pertemuan di kantor DPP NasDem, Jakarta Pusat, Selasa (18/4).

    Beberapa tokoh yang hadir yakni Surya Paloh, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Sekjen Golkar Idrus Marham, Bendahara Umum Golkar Robert J Kardinal, Ketua Fraksi NasDem Victor Laiskodat, PPP kubu Djan Faridz, Kabid Hukum DPP PPP Triana Dewi Seroja, Humprey Djemat, dan Setya Novanto.

    Sebelum pertemuan yang berlansung secara secara tertutup, Idrus menjelaskan maksud pertemuan itu. Menurutnya, pertemuan ini bertujuan untuk mensolidkan perjuangan memenangkan Ahok-Djarot pada Pilkada putaran kedua.

    "Lobi makan siang. Seluruhnya kita nanti makan siang. Makan siang itu artinya solid. Untuk lebih solid," ujarnya.

    Senada dengan Idrus, Sekjen PDIP Hasto, mengatakan pihaknya sudah menyelesaikan segala upaya untuk memenangkan Ahok-Djarot. Hasto menyampaikan harapannya agar Pilkada putaran kedua esok akan berjalan aman dan damai.

    "Kalau kita udah beres. Tapi ya kita harapkan supaya Pilkada aman, damai dan berjalan lancar," tutup Hasto.

  • 14:57
    18 April 2017

    Pengurus Masjid di Tebet Dukung Aksi Tamasya Al Maidah

    Sejumlah Masjid di Jakarta siap menampung umat yang datang dari luar Jakarta. Salah satunya yakni Masjid Al-Ittihad di perumahan Tebet Mas Indah, Jakarta Selatan.

    Meski belum ada kepastian terkait kedatangan para mujtahid Tamasya Al-Maidah, pengurus masjid Al Ittihad mengaku mendukung penuh wacana yang ditujukan untuk memantau pilkada DKI diputaran kedua.

    "Saya mendukunglah (untuk mengawal) selama ini kan banyak kecurangan," papar Daus selaku pengurus sekaligus penjaga masjid, Selasa (18/4).

    Bahkan menurut Daus, pihaknya akan menyambut baik tamu yang datang ketempat kerjanya tersebut, karena itu adalah sebuah kewajiban.

    "Mendukung aja orang dia tamu kok, yang punya rumah wajiblah nyambut," pungkasnya

  • 14:41
    18 April 2017

    Pengurus Masjid Al-Ittihad Jadi Tuan Rumah Tamasya Al Maidah

    Menjadi salah satu masjid yang akan menampung peserta Tamasya Al-Maidah, pengurus Masjid Al-Ittihad membenarkan akan adanya 700 orang yang datang dari berbagai kota untuk singgah.

    "Kalau ada yang datang kita nggak nolak, sudah ada beberapa yang daftar Surabaya dan Garut. Sekitar 700 orang. Kalau mereka mau datang kita kan nggak mungkin menolak," papar Rustam selaku pengurus masjid sekaligus relawan GNPF-MUI kepada Arah.com di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (18/4).

    Ia menegaskan posisi pengurus masjid hanyalah sebagai penyedia tempat dan fasilitas semata kepada para mujtahid yang datang dari berbagai wilayah.

    Adapun terkait aksi pemantauan atau yang dikenal dengan Tamasya Al-Maidah yang akan dilakukan pada 4 TPS yang ada di sekitar mesjid Al-Ittihad, Rustam mengaku pihaknya tidak ikut campur.

    "Selebih itu kami tidak. Apakah misalnya mereka ke TPS mana, sistem tamasyanya seperti apa, sistem kerjanya seperti apa kami tidak masuk di ranah itu," jelasnya.

    Sebelumnya, Mesjid Al-Ittihad pernah juga digunakan sebagai tempat penampungan massa aksi bela islam 212 dan 411 lalu.

  • 14:37
    18 April 2017

    Selain Sapi, Sandi Sebut Ada Politik Uang Jelang Pencoblosan

    Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Sandiaga Uno mengaku prihatin atas dugaan kecurangan jelang Pilkada DKI Jakarta putaran kedua terkait dengan temuan 23 ekor sapi di Kepulauan Seribu yang dikirim oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

    Puluhan sapi tersebut tersebar di rangkaian Kepulauan Seribu diantaranya, Pulau Lancang, Pulau Tidung, Pulau Untung Jawa, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa.

    "Saya prihatin karena mencederai demokrasi kita dan mendegradasi demokrasi kita yang selama 18 bulan. Kita fokus memastikan tidak ada kegiatan yang tidak mematangkan dan mendewakan demokrasi," ujar Sandiaga di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (18/4/2017).

    Selain itu Sandiaga mengatakan, selain sapi, H-1 jelang hari pemungutan suara pihaknya mendapatkan laporan aktivitas bagi-bagi uang yang ditemukan oleh relawan Anies-Sandi. Namun, Sandi enggan menyebutkan siapa aktor dibalik politik uang tersebut.

    "Hari ini saya dengar sudah ada laporan bagi-bagi uang jadi nanti siang kita dapat laporannya dari relawan. Sekarang itu relawan yang bergeraknya itu juga sapi yang relawan temukan," tutur Sandi.

  • 14:14
    18 April 2017

    KPU DKI Izinkan Tamasya Al-Maidah

    Ketua KPUD DKI, Sumarno, memperbolehkan aksi Tamasya Al-Maidah dan pengerahan kader PDI-Perjuangan untuk memantau TPS pada saat pencoblosan Pilkada DKI 2017 besok. Menurutnya tempat pemungutan suara (TPS) memang terbuka bagi siapa saja.

    "TPS itu area terbuka, boleh dihadiri oleh siapapun, tidak ada larangan," kata Sumarno saat dihubungi Arah.com, Selasa (18/4/2017).

    Namun Sumarno menggarisbawahi, kedua kegiatan tersebut dilarang membawa atribut kampanye. Ia juga mengingatkan untuk membatasi jumlah massa yang akan hadir di satu TPS, agar tidak menimbulkan suasana intimidasi kepada warga yang menggunakan hak pilihnya.

    "Foto calon, nama, simbol, lambang partai itu tidak boleh. Sepanjang gak membawa itu tidak masalah. Kemudian menimbulkan suasana psikologis yang intimidasi kepada petugas dan warga itu tentu tidak boleh. Kalau jumlahnya banyak, berpotensi menganggu pemungutan dan penghitungan suara. Kalau mau hadir ya biasa aja, 5 orang, 2 orang ya boleh saja," jelasnya.

  • 13:40
    18 April 2017

    Marah, Jubir Ahok-Djarot Minta Pendukungnya Datangi Ketua KPPS

    Tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat mengaku mendapat banyak laporan mengenai permasalahan menjelang hari pencoblosan besok.

    Juru bicara tim, Putu Artha, mengatakan ada 1.483 laporan selama tiga hari terakhir dan 391 laporan untuk hari ini mengenai terhambatnya distribusi formulir C6 atau surat pemberitahuan waktu dan tempat pemungutan suara. Hal tersebut ia ungkapkan usai menggelar jumpa pers di Media Center Basuki-Djarot, di Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/4).

    Usai jumpa pers, Putu menelfon salah satu pengadu dari Rumah Susun Pulo Gebang. Pengadu menyebut ada 100 warga yang belum mendapat form C6 sampai saat ini.

    Putu pun memberi imbauan para si pengadu yang mendukung Ahok-Djarot itu. Ia meminta warga Pulo Gebang yang tidak dapat C 6 segera mendatangi Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) setempat dan menagih hak mereka kepadanya.

    "Bapak datang ramai-ramai ke Ketua KPPS, kalau perlu 100 orang itu datang semua sekitar pukul empat ke TPS. Di situ pasti ada Ketua KPPS, minta C6 ke dia," kata Putu dengan nada tinggi.

    "Kalau Ketua KPPS tidak mau kasih, videokan lalu sebar di media sosial," tambahnya.

  • 13:37
    18 April 2017

    Tegas, Kapolda akan Pulangkan Massa Jika Ada Mobilisasi ke TPS

    Terkait informasi pergerakan massa dari luar Jakarta pada pencoblosan 19 April besok, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan akan memulangkan massa jika mereka tetap mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) secara berbondong-bondong.

    "Maklumat sudah jelas. Sudah itu saja baca maklumat kalau ada mobilisasi massa akan dipulangkan. Jika dia melanggar kita tindak tegas, sudah jelas ya mencakup semua bukan cuma sama 'Tamasya Al-Maidah' saja. Sudah ada saya dan Pangdam yang menjaga tiap TPS, siapapun mencoba mengganggu pemungutan suara akan kita ditindak tegas," katanya di Econvention, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (18/4/2017).

    Iriawan menyatakan pihaknya tidak melarang massa melakukan aksi Tamasya Al-Maidah dan menginap di masjid-masjid, namun ia mengimbau untuk tidak datang ke TPS.

    "Ya nggak masalah kalau mau salat mah silakan, tapi ke TPS tidak boleh," jelasnya.

  • 13:10
    18 April 2017

    Menko Wiranto Tegaskan Hal Ini, Jelang Pilkada DKI Putaran Kedua

    Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan akan menindak tegas jika ada masyarakat yang mencoba melakukan intimidasi saat pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI 19 April Besok.

    Hal itu disampaikan Wiranto saat hadir dalam acara apel akbar TNI-Polri dalam pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua di Econvention, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (18/4/2017).

    "Siapa saja mencoba mengganggu, dan mencederai demokrasi yang sedang kita jalankan ini. Aparat keamanan telah diberikan instruksi untuk menindak tegas secara hukum. Siapa pun yang mencoba ingin mengganggu melakukan ancaman, intimidasi dan mengarahkan massa hanya untuk membuat suasana yang demokratis ini jadi terganggu," jelas Wiranto.

  • 12:30
    18 April 2017

    Tamasya Al-Maidah, Kondisi Masjid Al Ittihad Terkini

    Terkait aksi Tamasya Al Maidah yang akan digelar warga luar Jakarta saat pencoblosan 19 April besok, pengurus keamanan masjid Al-Ittihad di Tebet, Jakarta Selatan, mengaku belum mengetahui pasti kedatangan jamaah dari luar Jakarta itu.

    Masjid Al-Ittihad merupakan salah satu masjid yang direncanakan sebagai tempat singgah para jamaah Tamasya Al-Maidah.

    Pantauan arah.com area masjid masih terlihat sepi dan tidak ada aktivitas berbeda dari biasanya selain beberapa anak TK dan SD yang bersekolah di samping masjid itu.

    Selain itu, adapula banyaknya mobil yang terparkir di halaman mesjid yang menurut Daus itu bukanlah hal berarti karena setiap hari warga perumahan memarkir mobilnya diarea tersebut, " Oh, itu mobil warga aja," tandas Daus.

  • 12:26
    18 April 2017

    Sandiaga Uno Tanggapi Perihal Tamasya Al-Maidah

    Calon wakil gubernur DKI Jakarta Nomor pemilihan tiga, Sandiaga Uno, saat disinggung adanya aksi tamasya Al Maidah, dirinya enggan berspekulasi.

    Sebab, menurutnya yang terpenting adalah menghadirkan suasana pemilihan yang adil, jujur dan demokratis.

    Meski begitu, Sandi menegaskan kegiatan apapun selama tak melanggar aturan hukum yang ada tak masalah asalkan mempersatukan.

    "Apapun yang menjadi kegiatan di bawah warga selama masih dalam koridor hukum, tentunya harus kita yakinkan mereka terus membangun persatuan dan kesatuan," tutur Sandi.

    Seperti diketahui maklumat yang dikeluarkan antara Polda Metro Jaya, KPU DKI Jakarta dan Bawaslu DKI Jakarta dengan bernomor MAK/01/IV/2017, Nomor: 345/KPU-Prov-010/IV/2017, dan Nomor 405/KJK/HM.00.00/IV/2017 itu diteken pada 17 April 2017 oleh Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sumarno, dan Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti.

    Petikan maklumat bersama berisi tentang larangan bagi yang melaksanakan mobilisasi yang dapat mengintimidasi secara fisik maupun psikis pada tahap pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

  • 12:23
    18 April 2017

    Politik Uang Jelang Pilkada DKI Bikin Geram Mantan Petinggi KPK

    Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto mengatakan ada cukup banyak bukti terjadinya politik uang dan pembagian sembako. "Terjadi begitu massif, sistematik, dan terstruktur di hampir seantero Jakarta," katanya melalui video yang diunggah di situs berbagai video, Youtube.

    Pendukung pasangan calon Anies Baswedan-Sandiaga Uno ini mengaku, memiliki cukup banyak bukti atas terjadi kecurangan tersebut. Sebagiannya, menurut Bambang, sudah dilaporkan kepada pihak yang berwenang.

    Mantan Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) itu menyebut, politik uang dan bagi-bagi sembako sebagai bentuk prilaku koruptif.

  • 10:53
    18 April 2017

    23 Ekor Sapi Kiriman PDIP Disita Panwaslu Kepulauan Seribu

    Pada putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kepulauan Seribu mengamankan 23 ekor sapi kiriman PDI Perjuangan, Senin (17/4/2017) pukul 11.00 WIB siang.

    Puluhan sapi tersebut tersebar di rangkaian Kepulauan Seribu di antaranya, Pulau Lancang, Pulau Tidung, Pulau Untung Jawa, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa.

    "Proses saat ini komunikasi dengan pihak kepolisian, kami amankan di Polsek setempat," ujar Ketua Panwaslu Kepulauan Seribu, Syaripuddin, saat dihubungi wartawan, Selasa (18/4/2017).

    Berdasarkan keterangan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kepulauan Seribu, Rhama Bedah Wijaya, Syaripudin menyampaikan, 23 sapi itu akan dipotong setelah Pilkada untuk selamatan. Namun, sebagai langkah antisipasi, pihak Panwaslu mengamankan 23 sapi tersebut.

    "Jika dipotong sebelum pencoblosan, maka dikategorikan pelanggaran. Karena ini belum dipotong, tindakan sementara diamankan dan pemeriksaan saksi," tambahnya.

  • 10:50
    18 April 2017

    Anies-Sandi Dirikan Posko anti-Bagi-Sembako

    Tim Relawan pasangan calon nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, mendirikan Posko lawan kecurangan untuk mengantisipasi praktik kecurangan di Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

    Kordinator Tim Relawan Anies Sandi, Awaluddin, mengatakan pihaknya menerima banyak laporan dan temuan di masyarakat mengenai pembagian sembako yang masif di beberapa tempat di Jakarta.

    "Kita masuk dalam kondisi darurat sembako yang digunakan untuk mencederai demokrasi," ujar Awaluddin di Rumah Relawan Brawijaya, Jakarta Selatan, Senin (17/4/2017) malam.

    Untuk itu, kata dia, posko lawan kecurangan yang tersebar di 267 tempat di Jakarta dan Kepulauan Seribu ini sebagai bentuk aktif relawan paslon nomkr tiga tersebut untuk mencegah praktik pembagian sembako.

    Ia juga menjelaskan mekanisme pelaporan jika menemukan kejadian pembagian sembako oleh masyarakat.

    "Melalui posko nanti laporan itu akan diterima tim monitoring dan setelah itu diverikasi untuk selanjutnya diproses secara hukum melalui tim advokasi Anies-Sandi," paparnya.

  • 10:31
    18 April 2017

    Kapolda Metro Jaya Pastikan Pilkada DKI Putaran Kedua Aman

    Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M. Iriawan menegaskan tidak ada kekhawatiran terkait dengan keamanan dan ketertiban menjelang pemungutan suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 putaran kedua.

    "Tidak ada kerawanan yang dikhawatirkan karena kami sudah jaga semua," katanya di Jakarta Senin (17/4/2017) malam.

    Saat ini, Iriawan menyebutkan tidak ada elemen maupun organisasi masyarakat yang memberitahukan akan menggelar aksi bertepatan dengan pemungutan suara.

  • 10:17
    18 April 2017

    Wisata Al-Maidah, Begini Penjelasan KPU

    Ketua KPU DKI , Sumarno angkat bicara terkait ucapan panitia Tamasya Al-Maidah yang mengatakan telah mendapatkan izin dari lembaga pemilihan umum tersebut.

    Menurut Sumarsono, pertemuan dengan panitia Tamasya Al-Maidah hanya membahas mekanisme pencoblosan bagi warga yang tidak terdaftar.

    "Mereka ke KPU menanyakan syarat pemilih yang nggak terdaftar itu menggunakan KK atau nggak. Kedua merka menanyakan bagaimana caranya jadi pemantau di TPS. Saya katakan bahwa KPU sudah punya keputusan KK itu bukan satu-satunya syarat, bisa gunakan paspor, sim dan lain-lain," kata Sumarno ketika dihubungi Arah.com, Selasa (18/4).

    Sumarno melanjutkan, panitia Tamasya Al-Maidah juga menanyakan soal persyaratan untuk menjadi pemantau atau pengawas Pilkada DKI pada tanggal 19 April mendatang.

    "Soal pemantau ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Syaratnya ada di web KPU, terus mereka bilang kami ingin jadi pemantau dan akan menyerahkan syarat-syarat itu, saya bilang kami akan harus verfifikasi dulu oleh KPU, memenuhi syarat atau tidak, kalau memenuihi syarat akan diberikan sertifkat, kalau tidak ya tidak bisa jadi pemantau," katanya.

    "Dia (panitia Tamasya Al-Maidah) minta diberikan semacam legalisasi sebagai pemantau. Tapi saya bilang jadi pemantau itu ada syaratt yang harus dipenuhi. Misal organisasi itu harus independen, harus jelas sumber dana pemantauan dari mana, titik yang dipantau dimana aja, organisasi seperti apa, strukturnya," tandas Sumarsono.

  • 09:44
    18 April 2017

    Polda Jabar Imbau Warganya Tidak Datang ke Jakarta

    Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan mengimbau masyarakat agar tidak pergi ke Jakarta ketika pemilihan Gubernur DKI Jakarta, Rabu (19/4).

    "Saya mohon seluruh masyarakat tidak berangkat ke sana, para tokoh, ulama dan pemda imbau masyarakat tidak berangkat ke Jakarta," kata Anton saat kunjungan kerjanya ke Kota Tasikmalaya, Senin (17/4).

    Ia mengajak para tokoh agama, masyarakat dan pemerintah daerah untuk melakukan langkah mengurungkan niat warganya pergi ke Jakarta saat pencoblosan.

    Kapolda berharap masyarakat Jawa Barat dapat mengurusi daerahnya sendiri, dan tidak ikut campur masalah pemilihan gubernur di Jakarta.

    "Tidak usah urus urusan orang lain karena berangkat ke Jakarta tidak ada tujuan lain selain politik," katanya.

  • 09:12
    18 April 2017

    Isu Politik Uang, Ahok Bungkam

    Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok enggan berkomentar banyak terkait kegaduhan yang dilakukan para tim hukum kedua pasangan calon Pilkada DKI selama masa tenang kampanye.

    Diketahui, kedua pasangan calon saling lapor atas dugaan politik uang smebako serta adanya temuan timbunan sembako yang dilakukan salah satu relawan. "Nggak tau, nggak tau," ujarnya kepada Arah.com saat mengecek perkembangan Ruang Publik Terpadu Anak (RPTA) di jalan T.B Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (17/4).

    Sementara itu, Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Sandiaga Uno, mengaku geram dengan aktivitas politik sembako yang marak dan viral dilakukan oleh tim pasangan calon nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.

  • 09:02
    18 April 2017

    Pilkada DKI Semakin Panas, PBNU Buka Suara

    Ketua PBNU Said Aqil Siradj menegaskan NU sebagai ormas non politik tidak memiliki kepentingan apapun, termasuk tidak berpihak kepada salah satu pasangan calon yang berlaga di Pilkada DKI 2017 ini.

    "Tidak ada kepentingan politik apapun. Kepentingannya adalah menyelamatkan dan mewujudkan kedamaian diseluruh Indonesia," kata Said Aqil di Jalan Kramat, Jakarta Pusat, Senin (17/4).

    Ia memberi tiga imbauan utama dalam menyikapi panasnya situasi Pilkada ini, khususnya jelang waktu pencoblosan pada 19 April 2017. Pertama, yakni PBNU menyerukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban sebelum dan sesudah Pilkada.

    "Kedua mengajak untuk mengutamakan kepentingan bangsa seluruh elemen semua pihak menjaga DKI Jakarta," ucapnya.

    Ketiga, PBNU menyerukan agar penyelenggaraan Pilkada diserahkan kepada aparat dan lembaga berwenang seperti KPU dan Bawaslu. "Mereka akan jalankan tugasnya sesuai amanat. Untuk itu kita harus Kita hormat dan hargai hasil Pilkada nanti," seru Said Aqil.

    "Siapapun yang menang itu kemenangan masyarakat DKI. Bukan kepentingan kelompok tertentu," imbuhnya.

  • 09:01
    18 April 2017

    Ratusan Brimob Jateng Akan Amankan Pilkada DKI

    Polda Jawa Tengah mengirim 500 personel Brimob ke DKI Jakarta untuk untuk membantu pengamanan pemungutan suara pada Pilkada DKI putaran kedua.

    "Diberangkatkan hari ini dengan kereta api," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Djarod Padakova di Semarang, Senin.

    Menurut dia, pengiriman 5 satuan setingkat kompi (SSK) tersebut merupakan permintaan dari Mabes Polri.

    Pasukan ini nantinya, lanjut dia, akan bergabung dengan personel pengamanan yang sudah disiagakan di DKI Jakarta.

  • 09:00
    18 April 2017

    Pilkada Jakarta Bikin Repot Kepolisan Bekasi

    Kepolisian Resor Metro Bekasi, Jawa Barat, melarang bahkan akan membubarkan paksa jika ada pengerahan massa dari wilayah itu menuju tempat pemungutan suara (TPS) di Jakarta pada hari H pemungutan suara Rabu (19/4).

    "Aturan ini merujuk pada Maklumat Bersama Kapolda Metro Jaya, Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta dan Badan Pengawas Pemilu Jakarta," kata Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari di Bekasi, Senin.

    Maklumat tersebut tertuang dalam surat bernomor MAK/01/IV/2017, 345/KPU-Prov010/IV/2017, 405/KJK/HM.00.00/IV/2017.

    "Maklumat itu berisi tentang larangan bagi yang melaksanakan mobilisasi massa yang dapat mengintimidasi secara fisik maupun psikis pada tahap pemungutan suara Pemilukada DKI Jakarta putaran kedua," katanya.