KJRI Tingkatkan Promosi Teh Indonesia di Pasar Pakistan

Arah -  Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Karachi berupaya menigkatkan penetrasi produk teh Indonesia di pasar Pakistan melalui kegiatan-kegaiatan promosi.

Lima negara tujuan utama ekspor teh Indonesia adalah Rusia, Malaysia, Pakistan, Australia dan Jerman. Sementara itu, melalui kegiatan promosi yang dilakukan KJRI Karachi di Pakistan, Indonesia mempromosikan teh kayu aro dan teh rollas berbentuk bubuk atau kantung, juga camilan seperti dadar gulung, risoles, pastel, onde-onde dan wajik.

"KJRI Karachi ingin meningkatkan penetrasi teh Indonesia ke Pakistan, salah satu upayanya adalah lewat promosi yang baru dilakukan di Ocean Mall, Karachi, Pakistan," kata pernyataan pers dari KJRI Karachi, yang diterima di Jakarta, Selasa.

Baca Juga: Sukses! Kebab Indonesia Kini Berkembang Pesat di Malaysia
Wow! Magang di Perusahaan ini Digaji Rp106 Juta per Bulan

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik RI, nilai total ekspor teh Indonesia dalam tiga tahun terakhir menurun.

Pada 2014, nilai ekspor teh Indonesia senilai 134 juta dolar AS, sementara pada 2015 nilai itu turun menjadi 126 juta dolar AS dan hanya mencapai 113 juta dolar AS pada 2016.

Konsul Jenderal RI di Karachi Dempo Awang Yuddie mengatakan penurunan itu juga terjadi pada ekspor teh Indonesia ke Pakistan.

Baca Juga: Sukses! Kebab Indonesia Kini Berkembang Pesat di Malaysia
Wow! Magang di Perusahaan ini Digaji Rp106 Juta per Bulan

Pada 2015, nilai ekspor teh Indonesia ke Pakistan senilai 12,4 juta dolar AS dan angka itu turun menjadi 9,4 juta dolar AS pada 2016.

"Untuk itu promosi ini dilakukan untuk meningkatkan 'awareness' konsumen dan importir melalui pembuatan chai (sejenis minuman di Pakistan) dengan teh Indonesia," ujar Dempo.

Konjen RI di Karachi itu menyebutkan bahwa Indonesia bukan satu-satunya pemasok teh ke Pakistan. Indonesia berada pada urutan ke-9 sebagai eksportir teh di bawah Kenya, Rwanda, India, Burundi, Sri Lanka, Tanzania, Vietnam dan Uganda.

Produk teh impor dan lokal banyak dijumpai di Pakistan karena tingginya konsumsi teh di negara itu.

Salah satu kebiasaan setempat adalah mengonsumsi teh hitam dengan campuran susu sterilisasi (sebutan lokal chai) yang dinikmati setidaknya tiga kali sehari, yakni pagi, siang dan sore.

Pakistan yang berpenduduk 200 juta orang tidak bisa memenuhi kebutuhan teh dari produksi dalam negeri karena lahan untuk menanam teh terbatas akibat faktor geografis dan kontur tanahnya.

Selain itu, petani lokal menganggap teh kurang menguntungkan dibanding gandum yang masa panennya lebih singkat. Hal itu membuat negara produsen teh berlomba menjadi pemasok kebutuhan teh di Pakistan.

Berita Terkait

Anda Gemar Minum Teh? Yuk Simak Manfaatnya Bagi Kesehatan Anda Gemar Minum Teh? Yuk Simak Manfaatnya Bagi Kesehatan
Ada Misteri di Lift Blok M Square, Polisi Selidiki Ada Misteri di Lift Blok M Square, Polisi Selidiki
9 Penjaga Perbatasan Dibunuh, Iran Panggil Duta Besar Pakistan 9 Penjaga Perbatasan Dibunuh, Iran Panggil Duta Besar Pakistan

#Jakarta #manfaat kantung teh celup bekas #jenis-jenis teh #manfaat minum teh #manfaat teh hijau #Teh Indonesia #pakistan

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar