Duh! Gunung Es Seberat 1 Triliun Ton Patah di Antartika

Arah - Gunung es berukuran 6.000 kilometer persegi dengan berat sekitar 1 triliun ton terlepas dari Antartika dan mengapung di laut. Berita ini telah disiarkan oleh para ilmuan kemarin, setelah satelit mendeteksi patahan di atas lapisan es Larsen C di Semenanjung Antartika pada Rabu (12/7), seperti dilansir dari laman npr.org.

Sebelumnya, para ilmuan telah mengantisipasi patahan ini sejak sebuah retakan besar pertama kali ditemukan pada es Larsen C pada tahun 2014. Celah yang muncul pada bukit es ini bertambah dengan cepat. Hingga pada akhir minggu lalu, muncul patahan dari es sepanjang 3 mil menghubungkan gunung es tersebut dengan tanah yang menjadi alasnya.

Baca Juga: Bagai Kota Atlantis, Ini Penampakan Kota Bawah Laut Ala China
Orang-orangan Sawah di Desa Ini, Lebih Banyak dari Jumlah Warga

Salah satu ilmuan, Anna Hogg mengatakan bahwa es yang terpisah tersebut tidak akan berpengaruh terhadap permukaan laut di bumi ini. Hal itu dikarenakan bongkahan es ini telah mengapung diatas air saat terputus.

"Ini sama seperti jika Anda memiliki es batu di air minum anda," katanya. "Ketika es batu tersebut mencair, maka tidak akan meningkatkan volume air di gelas tersebut," papar Anna.

Namun akibatnya bisa menjadi signifikan. Lahan es Larsen C yang lebih besar menahan sejumlah es di bagian dasar. Jika seluruh lapisan pecah, maka es yang berada didasar dapat mengalir ke laut dan mengakibatkan perubahan pada permukaan air laut. Namun hal ini akan memakan waktu sangat lama, bahkan sampai puluhan tahun untuk memecahkannya.

Masih belum jelas sebab dari kejadian langka ini, apakah dari perubahan iklim atau tidak. Namun sebelumnya perubahan iklim lah yang bertanggungjawab atas mencairnya sejumlah bagian es di Antaratika, seperti Pine Island Glacier. Namun, sementara ini para peneliti sedang mengkaji apakah Larsen C ini patah akibat pengaruh perubahan iklim atau siklus hidup alami dari setiap lapisan es.

Berita Terkait

5 Fakta 'Kiamat' di Bumi Sudah di Depan Mata 5 Fakta 'Kiamat' di Bumi Sudah di Depan Mata
Hutan Bakau di Bengkulu Simpan 3.652 Karbon Hutan Bakau di Bengkulu Simpan 3.652 Karbon
SBY Ngetwitt Soal Berita Hoax, Ini Tanggapan Timses Agus-Sylvi SBY Ngetwitt Soal Berita Hoax, Ini Tanggapan Timses Agus-Sylvi

#Antartika #Pemanasan Global (Global Warming) #Perubahan Iklim #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar